Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) turut berperan dalam mewujudkan iklim investasi di Indonesia, sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo. Hal ini kemudian menjadi topik utama dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian ATR/BPN, yaitu Peningkatan Investasi Melalui Transformasi Digital dan Kepastian Hukum di Bidang Tata Ruang dan Pertanahan.

Dalam sesi pemaparan, Direktur Jenderal (Dirjen) Tata Ruang, Gabriel Triwibawa menyampaikan bahwa dalam bidang tata ruang, Kegiatan Kesesuaian Pemanfaatan Ruang (KKPR) merupakan salah satu produk untuk mewujudkan investasi. Dalam pemberian KKPR, Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) berfungsi sebagai payung hukum atau semacam pintu masuk investasi.

"Kalau ruang yang akan digunakan untuk kegiatan berusaha atau investasi secara khusus itu sudah ada di RDTR, dan RDTR itu sudah terintegrasi dengan OSS (Online Single Submission, red), kegiatan usaha yang berangkat atas risiko maka proses penerbitan KKPR ini dilakukan secara otomatis. Hanya dalam waktu satu hari kerja. Inilah yang dimaksud RDTR mendorong investasi," ujar Gabriel Triwibawa dalam sesi pemaparan Rakernas yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada Selasa (07/03/2023).

Sementara itu, Plt. Dirjen Penataan Agraria, Andi Tenrisau mengatakan bahwa penataan agraria merupakan bagian dari solusi peningkatan investasi. Menurutnya, investasi dapat dilakukan dengan memperhatikan perkembangan global serta bagaimana dampaknya bagi perekonomian di Indonesia. "Untuk mempercepat investasi, kita harus tahu masalah investasi di Indonesia. Masalah utamanya adalah terkait dengan ketersediaan lahan. Jika kita cermati, adalah masalah tanah," ungkapnya.

Ia menjelaskan, di bawah Direktorat Jenderal (Ditjen) Penataan Agraria terdapat tiga direktorat yang memiliki perannya masing-masing. Direktorat tersebut antara lain Direktorat Landreform yang bertugas untuk melakukan redistribusi tanah. Kemudian, Direktorat Penatagunaan Tanah, tugasnya bagaimana menggunakan dan memanfaatkan tanah secara efektif dan efisien, serta berhasil guna dan berdaya guna. Selanjutnya, Direktorat Pemberdayaan Tanah Masyarakat yang bertugas memastikan pemanfaatan tanah dapat meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat. "Dari semuanya ini, pelaksanaan tugas dan fungsi penataan agraria jelas meningkatkan investasi," pungkas Andi Tenrisau.

Pada sesi yang sama, Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Dwi Hariyawan mengatakan bahwa dalam mendukung investasi, peran direktoratnya berada di hilir. "Kuncinya ada di Tata Ruang, Penataan Agraria, Pendaftaran Tanah, Pemetaan, dan Pengadaan Tanah. Kami tugasnya di hilir. Jadi setelah diterbitkan produk hukum, kemudian kami yang mengawasi ataupun memonitor," jelasnya.

Ia menuturkan, pihaknya melakukan pengendalian melalui pemberian rekomendasi serta koreksi terhadap tata ruang. Dari hal tersebut kemudian akan dilakukan penilaian untuk pelaksanaan penertiban. "Pada aspek tata ruang, KKPR yang keluar, maka tugas kami melakukan pengendalian. Terkait pertanahan, terhadap Hak Guna Bangunan (HGB) atau (Hak Guna Usaha) kami melakukan monitoring, nanti kalau perpanjangan itu tidak diperbolehkan maka menjadi tanah telantar," tutur Dwi Hariyawan. (YS/JM)

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional 

Twitter: twitter.com/atr_bpn    
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/ 
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN 
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN    
TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn 
Situs: atrbpn.go.id 
PPID: ppid.atrbpn.go.id

Selengkapnya

Berita Terbaru

Festival Klangenan Bantul 2025: Menyambut Kearifan Lokal dan Potensi Budaya Kabupaten Bantul

Dalam rangka Pengembangan Kearifan Lokal dan Potensi Budaya, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul kembali menyelenggarakan acara yang sangat dinantikan, yaitu Festival . . .

Temui Wagub Sulbar, Plh Sekprov Herdin Ismail Laporkan Beberapa Hal

POLMAN - Pelaksana harian (Plh) Sekprov Sulbar Herdin Ismail menemui Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga di kediamannya rumah Jonga, Polman, Jumat 4 April 2025. Dalam pertemuan tersebut, Plh Sekprov Herdin Ismail melaporkan beberapa hal terkait pemerintahan Sulbar. "Saya sengaja hadir datang berziarah ke kediaman Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga, dimana sejak awal saya rencanakan," kata Herdin. Apalagi, kata Herdin disamping beliau kapasitasnya sebagai Wagub sesungguhnya beliau tokoh besar di jazirah Mandar. "Pada tempatnya sebagai adik dan anak wajib untuk datang menziarahi secara pribadi kepada beliau," tambahnya. Sementara itu, ada beberapa hal yang dilaporkan diantaranya rencana apel ketaatan Aparat…

Arus Mudik Hari Keempat di Lumajang Padat, Namun Tetap Lancar

Memasuki hari keempat pasca-Hari Raya Idulfitri 1446 H, arus mudik di Kabupaten Lumajang terpantau padat, namun masih dalam kondisi lancar. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang, Rasmin, saat dikonfirmasi pada Jumat (4/4/2025).

TERPOPULER MINGGU INI

Wabup Hendra Buka Tournament Sepak Bola Sasando Cup Tahun 2022

LIMBOTO – Wakil Bupati Gorontalo, Hendra S. Hemeto membuka tournament sepak bola (U 15) SASANDO CUP Tahun 2022 se Kecamatan Limboto Barat dan Kecamatan Tibawa.

Bupati Nelson Jadi Narasumber Pelatihan Kapasitas Staf Pemerintah Tentang SOP-GA

LIMBOTO – Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menjadi Narasumber pada Kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Staf Pemerintah Tentang Standard Operating Procedure – Good Agricutural Practices (SOP-GAP) Komoditi

Goa Kalilawa Waterfall Dulamayo Utara Jadi Potensi Wisata Daerah

LIMBOTO – Wakil Bupati Gorontalo, Hendra S Hemeto mengatakan Wisata Goa Kalilawa di Desa Dulamayo Utara, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo mampu jadi potensi wisata

Jadi Narsum Webinar Nasional, Bupati Nelson Paparkan Mengembalikan Kejayaan Kelapa Nusantara

LIMBOTO – Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo menjadi narasumber pada acara Webiner Nasional dengan Tema “Ayo Bangkit, Kelapa Pohon Kehidupan Menjadi Industri Strategis Nasional. Webiner Nasional