PURWAKARTA - Bayangkan sebuah pemandangan: pegunungan hijau membentang di kejauhan, udara sejuk menyapa kulit, dan suara air yang mengalir menyejukkan telinga.Itulah gambaran awal yang terlintas ketika membayangkan Taman Batu Bojong di Purwakarta. Namun, keindahan alam semata tak cukup untuk menjamin keberlangsungan destinasi wisata ini.Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, atau yang akrab disapa Om Zein, menekankan pentingnya dua hal yang saling berkaitan: infrastruktur jalan yang memadai dan kebersihan lingkungan sekitarnya.Pada kunjungan monitoringnya tanggal 2 April 2025 lalu, Om Zein menyampaikan komitmen untuk memperbaiki jalan akses menuju Taman Batu Bojong. Namun, perbaikan ini diiringi dengan sebuah syarat, yakni: partisipasi aktif warga sekitar dalam menjaga kebersihan lingkungan dan khususnya bahu jalan menuju kawasan wisata."Kita akan perbaiki jalan akses ke taman batu dengan syarat warga mau bersihkan bahu jalan yang penuh dengan rumput, dan jangan buang sampah sembarangan," kata Om Zein.Bayangkan jalanan yang mulus dan bersih kontras dengan pemandangan sampah berserakan dan rumput liar yang tumbuh tak terkendali. Kondisi tersebut bukan hanya merusak pemandangan, tetapi juga mengurangi kenyamanan pengunjung dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.Komitmen Menjaga Kebersihan Lingkungan Kawasan WisataOm Zein menggambarkannya dengan gamblang: seindah apapun pemandangan alam, sampah dan jalanan yang rusak akan merusak pengalaman wisata. Kebersihan lingkungan di sekitar Taman Batu Bojong bukan sekadar soal estetika. Bau tidak sedap, genangan air kotor, dan potensi keberadaan hewan pembawa penyakit akan sangat mengganggu kenyamanan, bahkan membahayakan kesehatan pengunjung."Oleh karena itu, komitmen bersama dari pengelola wisata, warga, dan aparatur desa sangat penting. Tempat sampah yang memadai, pembersihan rutin, dan sosialisasi yang intensif tentang pentingnya menjaga kebersihan merupakan langkah-langkah nyata yang harus dilakukan," ujarnya.Selain kebersihan, infrastruktur jalan yang baik menjadi kunci utama aksesibilitas. Jalan yang mulus, lebar, dan terawat akan memudahkan pengunjung mencapai Taman Batu Bojong. Sebaliknya, jalan yang rusak, berlubang, dan sempit akan menimbulkan ketidaknyamanan, bahkan membahayakan keselamatan.Perbaikan dan Pemeliharan Infrastruktur Jalan Secara BerkalaPerbaikan dan pemeliharaan infrastruktur jalan secara berkala, termasuk penambahan penerangan jalan, sangat penting untuk menjamin keamanan dan kenyamanan perjalanan, terutama pada malam hari.Lebih jauh lagi, Om Zein melihat kebersihan dan infrastruktur yang baik sebagai investasi jangka panjang. Taman Batu Bojong yang bersih dan mudah diakses akan menarik lebih banyak wisatawan, meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat."Kerja sama yang harmonis antara pemerintah, pengelola wisata, dan masyarakat sekitar merupakan kunci keberhasilannya," kata Om Zein.Taman Batu Bojong, dengan keindahan bebatuan alami di kaki Gunung Burangrang, kolam renang alami yang jernih, dan suasana sejuknya, berpotensi menjadi destinasi wisata yang luar biasa."Namun, keindahan alam ini harus dijaga dan di lestarikan dengan komitmen bersama untuk menjaga kebersihan dan memperbaiki infrastruktur. Kedepan, jalan menuju Taman Batu Bojong, sebaiknya menjadi cerminan dari keindahan yang ada di dalamnya: bersih, tertata rapi, dan nyaman," demikian Om Zein. (Diskominfo Purwakarta)Foto : Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein saat monitoring kawasan wisata Taman Batu Bojong.